30/09/2026
21/09/2026
29-09-2026 ADMIN DPM
DPMPTSP Kota Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya menyelenggarakan Opera Kolosal Refleksi Perobekan Bendera bertajuk “Merah Putih Bertanya” pada Sabtu, 26 September 2026. Pertunjukan tersebut digelar di depan Hotel Majapahit Surabaya, yang secara historis dikenal sebagai Hotel Yamato, sebagai ruang refleksi untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan arek - arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Opera kolosal ini mengangkat kembali semangat perjuangan yang menjadi bagian penting dari sejarah Kota Surabaya. Peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato menjadi simbol keberanian masyarakat Surabaya dalam menegaskan kemerdekaan dan mempertahankan Merah Putih.
Melalui pertunjukan “Merah Putih Bertanya”, Pemerintah Kota Surabaya tidak hanya menghadirkan kembali nilai-nilai sejarah melalui seni pertunjukan, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk terlibat secara langsung. Sejumlah pelajar mulai dari jenjang SMP hingga SMA turut ambil bagian dalam pementasan tersebut.
Pelibatan pelajar dan Generasi Z menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan generasi muda dengan sejarah perjuangan bangsa. Dengan terlibat dalam pertunjukan, mereka diharapkan tidak hanya mengenal peristiwa sejarah secara teori, tetapi juga memahami nilai keberanian, persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan para pendahulu.
Semangat perjuangan tersebut dinilai penting untuk terus diteruskan dalam bentuk yang sesuai dengan tantangan zaman. Generasi muda sebagai bagian dari masa depan Kota Surabaya diharapkan mampu mengambil peran dalam membangun kota sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan.
Kehadiran Opera Kolosal “Merah Putih Bertanya” juga menjadi pengingat bahwa sejarah tidak sekadar menjadi catatan masa lalu. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pijakan bagi generasi sekarang untuk menentukan langkah dan berkontribusi bagi kemajuan Surabaya di masa mendatang. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, serta anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Keterlibatan para veteran dalam kegiatan tersebut semakin memperkuat suasana refleksi sejarah. Pertemuan antara generasi pejuang dan generasi muda menjadi simbol kesinambungan nilai perjuangan, dari mereka yang berjuang mempertahankan kemerdekaan hingga generasi yang kini memiliki tanggung jawab untuk mengisi dan meneruskan pembangunan.
Melalui penyelenggaraan Opera Kolosal “Merah Putih Bertanya”, Pemerintah Kota Surabaya berupaya menjadikan sejarah sebagai bagian dari proses pembelajaran generasi muda. Semangat perjuangan arek - arek Suroboyo diharapkan terus hidup dan diwujudkan melalui kontribusi positif generasi penerus bagi Kota Surabaya dan Indonesia.