21/09/2026
21/09/2026
16/09/2026
18-09-2026 ADMIN DPM
DPMPTSP Kota Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya kembali mendorong penguatan semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masyarakat melalui penyelenggaraan Lomba Kampung Pancasila Tahun 2026. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 1.360 Rukun Warga (RW) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Surabaya. Pembukaan Lomba Kampung Pancasila 2026 berlangsung di Halaman Balai Kota Surabaya pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan unsur masyarakat.
Lomba Kampung Pancasila tidak diarahkan semata-mata sebagai ajang perlombaan untuk menentukan wilayah terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya dalam menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila, khususnya semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebersamaan antarwarga.
Melalui kegiatan tersebut, setiap RW didorong untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Keterlibatan warga menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Dalam pelaksanaannya, penilaian Lomba Kampung Pancasila 2026 mencakup empat aspek utama. Keempatnya meliputi aspek lingkungan, aspek ekonomi, aspek kemasyarakatan, serta aspek sosial budaya. Pada aspek lingkungan, penilaian berkaitan dengan upaya masyarakat dalam menjaga kebersihan, penghijauan, pengelolaan lingkungan, dan menciptakan kawasan tempat tinggal yang sehat. Sementara itu, aspek ekonomi melihat berbagai kegiatan masyarakat yang dapat mendorong kemandirian dan penguatan potensi ekonomi di tingkat wilayah.
Aspek kemasyarakatan menitikberatkan pada partisipasi warga, kepedulian sosial, serta pelaksanaan kegiatan bersama yang memperkuat hubungan antarwarga. Adapun aspek sosial budaya mencermati keberadaan dan keberlanjutan kegiatan yang berkaitan dengan budaya, nilai-nilai kebersamaan, serta kehidupan sosial masyarakat.
Dengan melibatkan seluruh RW, Lomba Kampung Pancasila diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali memperkuat interaksi dan kerja bersama di lingkungannya. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembangunan Kota Surabaya yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Penyelenggaraan Lomba Kampung Pancasila 2026 diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran bahwa pembangunan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dari tingkat RW, semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus dipelihara sehingga menjadi kekuatan dalam membangun Surabaya secara berkelanjutan.