Pemerintah Kota Surabaya Terima Kunjungan Delegasi Kota Mangaung, Afrika Selatan untuk Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemerintah Kota Surabaya Terima Kunjungan Delegasi Kota Mangaung, Afrika Selatan untuk Perkuat Kerja Sama Internasional

17-11-2025 ADMIN DPM


DPMPTSP Kota Surabaya -  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Kota Mangaung, Afrika Selatan, dalam rangka memperkuat hubungan kerja sama internasional antarkota. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (12/11/2025) ini merupakan inisiasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town sebagai upaya memperluas jejaring kolaborasi global.

Rombongan delegasi yang berjumlah delapan orang dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Mangaung, Gregory Nthatisi, disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, S.T., M.T., mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Penyambutan berlangsung di Ruang Sidang Sekda, Balai Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua kota. Agenda utamanya adalah Penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) yang memuat enam bidang prioritas kerja sama, yaitu: Ekonomi, perdagangan, dan investasi; Pengelolaan sampah; Pendidikan; Kebudayaan dan kepemudaan; Pengembangan infrastruktur, informasi, dan teknologi dan energi berkelanjutan.

Irvan menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi pengembangan kedua kota, terutama dalam berbagai isu strategis yang menjadi fokus pembangunan. Kunjungan delegasi Mangaung akan berlangsung hingga 13 November 2025. Selama berada di Surabaya, rombongan dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung praktik terbaik pengelolaan kota. Beberapa lokasi yang akan dikunjungi meliputi Taman Harmoni Keputih, Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, serta Rumah Batik Suramadu.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkot Surabaya berharap hubungan bilateral antarkota dapat terjalin semakin kuat, sekaligus menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan berkelanjutan.