Hasil Analisis Kelayakan
Ringkasan apakah usaha Anda layak dijalankan, lengkap dengan penjelasan setiap angka dalam bahasa sehari-hari.
⚠️
Data tingkat diskonto sektor usaha tidak berhasil dimuat, sehingga perhitungan memakai 10% sebagai asumsi. Muat ulang halaman atau kembali ke Screening dan pilih ulang KBLI.
Analisis Kelayakan
Arahkan kursor (atau ketuk) tanda ? di samping istilah untuk membaca artinya.
| No | Komponen | Nilai |
|---|---|---|
| 1 | NPV | 0 |
| 2 | IRR | 0 |
| 3 | B/C Ratio | 0 |
| 4 | PBP | 0 |
| 5 | BEP dalam Rupiah | 0 |
| BEP dalam Unit | 0 | |
| 6 | Return on Investment (ROI) | 0 |
Rekomendasi dan Kesimpulan
Penjelasan ini disusun otomatis dari angka Anda — isinya berubah mengikuti hasil perhitungan.
- Menyusun kesimpulan…
Yang perlu ditinjau sebelum berusaha
Berdasarkan bidang usaha - dan KBLI -:
- Berdasarkan peraturan di Kota Surabaya, perhatikan aspek perizinan dan persyaratan teknis, di antaranya:
- Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK)
- Izin Lingkungan
- Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Sertifikat Laik Fungsi (bergantung pada jenis usaha)
- Syarat perizinan sesuai standar Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dapat diakses melalui OSS: oss.go.id
Cara membaca hasil: rumus dan asumsi
- NPV = Σ [ arus kas bersih tahun ke-t ÷ (1 + DF)t ]. Layak bila > 0.
- IRR = tingkat diskonto yang membuat NPV = 0. Layak bila lebih tinggi dari DF sektor.
- B/C Ratio = total PV-B ÷ total PV-C. Layak bila ≥ 1.
- PBP = waktu hingga arus kas bersih kumulatif menutup modal awal.
- ROI = rata-rata laba bersih per tahun ÷ total investasi awal.
- BEP (Rp) = Biaya tetap ÷ (1 − biaya variabel ÷ pemasukan produk utama); biaya variabel termasuk gaji.
- Asumsi: pemasukan, biaya variabel, dan gaji naik 5% per tahun; bunga bank turun 5%; pajak 15% dari laba; proyeksi 10 tahun.